Orang tua dalam suku Karo, termasuk orang tua yang suka memberikan nasehat-nasehat kepada anggota keluarganya. Dalam nasehat yang diberikan selalu ditekankan, agar menyayangi orang tua, kakak/abang atau adik, harus berlaku adil. Menghormati kalimbubu, anakberu, senina sembuyak, serta tetap menjaga keutuhan keluarga.
Beberapa nasehat-nasehat orang-orang tua Karo lama, yang diungkapkan melalui ungkapan-ungkapan antara lain:
![]() |
| Nasehat-Nasehat dan Ungkapan-Ungkapan Bahasa Karo |
Ula belasken kata la tuhu, kata tengteng banci turiken. Artinya jangan ucapkan kata benar, tetapi lebih baik mengucapkan kata yang tepat/pas.
Ula kekurangen kalak enca sipandangi, kekurangenta lebe pepayo, artinya jangan selalu melihat kekurangan orang lain, tetapi lebih baik melihat kekurangan kita (diri) sendiri atau Madin me kita nggeluh, bagi surat ukat, rendi enta, gelah ula rubat, artinya lebih baik kita hidup seperti prinsip surat ukat (surat sendok), saling memberi dan memintalah agar jangan sampai berkelahi.
Beliden untungna si apul-apulen, asangken si juru-jurun artinya lebih banyak manfaatnya bila kita saling memaafkan, dari pada saling memojokkan, merendahkan.
